flag counter

Selasa, 22 Maret 2011

Bebek Goreng H Slamet

minggu 20 maret 2011 setibanya saya di jogja hari sudah sore dan perut sudah terasa lapar, bingung mau makan apa akhirnya saya dan teman saya memutuskan untuk makan bebek goreng H Slamet cabang jl.gejayan jogja..
 ini bukan yang pertama kali saya datang kesini tapi sudah beberapa kali dan rasanya masi sama, sama enaknya. hehe. Rumah makan ini sangat ramai dan tidak pernah sepi dari para penggemar bebek. sambil menikmati bebek goreng yang saya pesan saya bercerita tentang asal mula usaha bebek goreng H Slamet yang pernah saya tonton di salah satu stasiun TV kepada teman saya. H Slamet adalah pemilik dari bebek goreng ini. awalnya pak H Slamet yang beralamat di Sedahromo Lor RT 01 RW 07, Kartasuro, Sukoharjo, Jawa Tengah, tidak jauh dari jalan raya Solo-Yogya dan dari pusat Kota Solo berjarak sekitar 9 kilometer ini berjualan pecel lele di pinggir jalan seperti pecel lele lainnya. karena ketatnya persaingan maka H Slamet berinisiatif untuk membuat menu baru yang belum ada saingannya maka muncul ide untuk membuat bebek goreng. Pada awalnya masyarakat belum begitu menyukai bebek, butuh waktu 2 tahun untuk mengenalkan bebek goreng pada konsumen. pada suatu hari akan diadakan perlebaran jalan di tempat H Slamet berjualan maka dengan terpaksa dia harus pindah dan mencari tempat jualan yang baru. Akhirnya H Slamet dan istrinya memutuskan untuk berjualan dirumah sendiri. tanpa disangka ternyata para konsumen sudah menyukai bebek goreng dan dari situlah usaha ini mulaiberkembang.sejak 1986 sampai sekarang cabang bebek goreng H Slamet sudah tersebar hampir di seluruh indonesia dan kurang lebih sudah mencapai 77 cabang.smua anak H Slamet juga ikut dalam mengembangkan usaha ini. banyak orang yang ingin bergabung dengan usaha H Slamet ini, selain omsetnya menggiurkan kontrak kerjanya juga sangat mudah makanya banyak orang tertarik untuk menjadi mitra H Slamet. jika tertarik anda juga bisa ikut bergabung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar